Sebelum duduk dengan arsitek atau mulai menggambar denah, siapkan data dan keputusan berikut. Checklist ini membuat konsultasi pertama produktif dan mengurangi bolak-balik revisi karena informasi kurang lengkap.
Data lahan
Siapkan: bukti kepemilikan, ukuran dan bentuk lahan (idealnya hasil ukur ulang), orientasi mata angin, foto eksisting dari empat sisi, dan kontur jika lahan tidak datar. Catat akses jalan, drainase, tiang listrik, atau pohon besar yang perlu dipertahankan.
Jika ada peraturan kawasan (perumahan, strata, perda), siapkan salinannya. Garis sempadan, KDB, dan tinggi maksimal membatasi envelope desain. Arsitek Makassar memiliki tim survey gratis ke seluruh Sulawesi Selatan untuk membantu pengukuran di lokasi Anda.
Kebutuhan ruang dan prioritas
Buat daftar ruang wajib (misalnya 3 kamar, 2 kamar mandi, carport 2 mobil, ruang kerja) dan yang “nice to have”. Urutkan prioritas: mana yang tidak boleh dikompromikan jika anggaran terbatas?
Sertakan jumlah penghuni, rencana jangka panjang (orang tua ikut tinggal, usaha dari rumah), dan kebiasaan khusus. Ini membantu arsitek saat menyusun desain rumah yang benar-benar personal.
Anggaran dan timeline
Tentukan kisaran anggaran total (desain + bangun + interior) dan kapan ingin mulai serta selesai. Anggaran realistis membantu memilih sistem struktur dan material yang sesuai. Pelajari dasar perencanaan budget sebelum lock desain final.
Referensi gaya dan material
Kumpulkan 10–20 foto referensi fasad dan interior. Tandai elemen penting: atap, material dinding, suasana warna, jenis dapur. Referensi visual mempercepat penyelarasan selera. Panduan memilih arah gaya ada di tips menentukan gaya rumah; inspirasi visual di galeri.
Dokumen dan keputusan administratif
Siapkan data diri untuk kontrak, penanggung jawab komunikasi harian, dan apakah Anda membutuhkan bantuan pengurusan PBG/IMB. Jika lahan masih proses pecah sertifikat atau waris, sampaikan di awal.
Siap konsultasi
Dengan checklist di atas, sesi pertama bisa langsung masuk ke opsi denah, massa bangunan, dan estimasi kasar. Semakin lengkap informasi awal, semakin cepat desain bergerak ke arah yang Anda inginkan.
Langkah berikutnya: konsultasi awal dengan tim Arsitek Makassar, atau bandingkan paket layanan sesuai kebutuhan.

